Monthly Archives: February 2014

Membuat Termometer dengan Arduino Uno

Kembali lagi bersama Arduino! Proyek kali ini adalah memanfaatkan Arduino untuk mengukur temperatur menggunakan sensor LDR (Light Emitting Resistor).

Alat dan Bahan

  1. 1 board Arduino Uno
  2. 1 sensor LDR
  3. Kabel konektor USB Arduino ke PC
  4. Kabel
  5. Breadboard

Step 1: Memasang alat-alat

Pasang alat-alat seperti berikut:

lm35_bb

Step 2: Programming

/*
lm35 sketch
prints the temperature to the Serial Monitor
*/
const int inPin = 0; // analog pin
void setup()
{
Serial.begin(9600);
}
void loop()
{
int value = analogRead(inPin);
Serial.print(value); Serial.print(” > “);
float millivolts = (value / 1024.0) * 5000;
float celsius = millivolts / 10; // sensor output is 10mV per degree Celsius
Serial.print(celsius);
Serial.print(” degrees Celsius, “);
Serial.print( (celsius * 9)/ 5 + 32 ); // converts to fahrenheit
Serial.println(” degrees Fahrenheit”);
delay(1000); // wait for one second
}

Step 3: Selesai!

Hasil bisa dilihat di serial monitor pada IDE Arduino do PC.

Begitulah cara membuat termometer sederhana dengan Arduino. Terima kasih!

Advertisements

LED Sleep Indicator dengan Arduino. MacBook style.

Pernahkah kita melihat betapa indahnya lampu indikator ‘sleep’ pada Apple MacBook?  Kalau belum, coba lihat video singkat ini. Kali ini kita akan membuatnya dengan Arduino.

Apa yang membedakannya dengan kebanyakan laptop lain? Banyaknya lampu indikator  pada laptop mengganggu konsentrasi pengguna dan – tentu saja – mengurangi estetika desain laptop itu sendiri. Karena itu Apple memakai hanya satu lampu indikator, itupun tidak terlihat saat tidak dipakai. Cerdas kan?

Yang lebih asik lagi saat melihat lampu itu nyala, yaitu ketika MacBook sedang pada kondisi sleep. Jika lampu pada kebanyakan laptop ‘hanya’ berkedip saja, MacBook memiliki sentuhan artistik dengan membuatnya fade in dan fade out.

Nah karena topik kali ini bukan tentang MacBook – tetapi Arduino – mari kita lihat bagaimana membuat efek seperti ini dengan Arduino.


Alat yang dibutuhkan

  1. Board Arduino Uno,
  2. LED,
  3. Resistor,
  4. Kabel / Jumper,
  5. Breadboard,
  6. Kabel USB,
  7. Komputer yang sudah diinstal aplikasi Arduino IDE.

Step 1 : Menyusun Rangkaian

Pertama, kita susun komponen-komponen seperti ilustrasi di bawah ini.

arduino-sketch-2

Setelah itu, hubungkan kabel USB dari Arduino ke komputer yang sudah terinstal Arduino IDE (kalau belum, instal dulu ya). Kabel USB ini berperan sebagai medium pemrograman dari komputer ke board. Kabel USB ini juga menyediakan listrik yang diambil dari laptop untuk kebutuhan dayanya.

Step 2 : Memprogram Arduino

Buka software Arduino IDE pada komputer, software ini kita gunakan untuk memprogram Arduino. Jangan takut ya dengan kata ‘memprogram’, karena Arduino ini dibuat untuk desainer sehingga segalanya dibuat mudah 🙂

Screen Shot 2014-02-11 at 1.09.33 AM

Kemudian, buat kode seperti di bawah ini (kode berasal dari buku Getting Started with Arduino 2nd Edition, O’Reilly, Chapter 4. Kode ini dapat didownload di situs resminya).

const int LED = 9;
int i = 0;

void setup() {
  pinMode(LED, OUTPUT);
}

void loop(){
  for (i = 0; i < 255; i++) {     analogWrite(LED, i);     delay(10);   }   for (i = 255; i > 0; i--) {
    analogWrite(LED, i);
    delay(10);
  }
}

Klik tombol Screen Shot 2014-02-11 at 1.11.59 AM untuk cek error pada kode, setelah berhasil klik tombol Screen Shot 2014-02-11 at 1.12.08 AM untuk memasang program yang kita buat ke Arduino yang terpasang pada kabel.

Step 3 : Hasil

Lampu LED akan mati-nyala dengan efek  fade, sehingga akan timbul transisi antara mati-nyala-mati dengan perlahan.

sleeping-led-2


Begitulah ceritanya bagaimana membuat lampu LED berkedip dengan gaya, fade in dan fade out seperti di MacBook. Ngomong-ngomong ini adalah tugas kuliah Human Computer Interaction & Interface di jurusan Sistem dan Teknologi Informasi ITB. Doakan yah semoga dapat nilai bagus, terima kasih 🙂

** Update **

Menambah Push Button Pada Rangkaian

Seperti yang tercantum pada Example 05 di buku Getting Started with Arduino, kita bias menambahkan push button untuk menyalakan lampu LED.

Alat tambahan

  1. Push Button
  2. Resistor Tambahan

Kode Program

Lakukan langkah-langkah yang sama seperti pada Step 2 di atas namun dengan menggunakan kode di bawah ini.

</pre>
<div title="Page 71">
<pre>const int LED = 9;
const int BUTTON = 7;
int val = 0;
int old_val = 0;
int state = 0;
int brightness = 128;
unsigned long startTime = 0;

void setup() {
    pinMode(LED, OUTPUT);
    pinMode(BUTTON, INPUT);
}

void loop() {

    val = digitalRead(BUTTON);
    if ((val == HIGH) && (old_val == LOW)) {
        state = 1 - state;
        startTime = millis();
        delay(10);
    }

    if ((val == HIGH) && (old_val == HIGH)) {
        if (state == 1 && (millis() - startTime) > 500) {
<span style="line-height: 1.5;">           brightness++;
</span><span style="line-height: 1.5;">           delay(10);
</span>           if (brightness > 255) {
<span style="line-height: 1.5;">               brightness = 0;
</span><span style="line-height: 1.5;">           }
</span>        }
    }

    old_val = val;

    if (state == 1) {
        analogWrite(LED, brightness);
    } else {
        analogWrite(LED, 0);
    }

}</pre>
</div>
<pre>

Saklar Lampu LED dengan Arduino

Tugas dengan Arduino kali ini adalah membuat semacam saklar untuk menyalakan dan mematikan lampu LED.

Berikut adalah alat-alat yang dibutuhkan:

  1. Board Arduino UNO (1 pc)
  2. Kabel USB (untuk mengupload program ke Arduino dan memberi power untuk Arduino)
  3. Lampu LED kecil (1 pc, optional karena pada board Arduino UNO sudah terdapat LED)
  4. Kabel jumper
  5. Breadboard (1 pc)

Langkah-langkahnya:

  1. Persiapan rangkaian: pasang komponen-komponen seperti gambar berikut
  2. Jalankan software IDE Arduino pada komputer, ketik kode dalam bahasa C seperti berikut ini:

    const int buttonPin = 7; // nomor pin push button dipasang
    const int ledPin = 13; // nomor pin LED dipasang
    int active = 0; // state lampu
    void setup() {
    // set pin sebagai input dan output
    pinMode(ledPin, OUTPUT);
    pinMode(buttonPin, INPUT);
    }void loop(){

    // baca input dari pushbutton
    buttonState = digitalRead(buttonPin);

    if(buttonState == LOW) {

    // jika lampu tidak menyala
    if(active==0) {
    digitalWrite(ledPin,HIGH); // nyalakan lampu
    active = 1;
    } else {
    // jika lampu menyala
    digitalWrite(ledPin,LOW); // matikan lampu
    active = 0;
    }

    }

    // buat delay sebagai toleransi lama tombol ditekan
    delay(200);

    }

  3. Klik tombol compile, kemudian setelah compile berhasil klik tombol upload.
  4. Hanya ada 3 langkah. Silakan coba tekan push button pada Arduino.

Hasilnya:

1653796_10201583885496087_476658482_n 1506737_10201583886056101_618276170_n